Profil SKPD

Penyelengaraan Kegiatan Penyuluhan pertanian, Perikanan dan kehutanan pada dasarnya ditujukan untuk merubah perilaku pelaku utama dan pelaku usaha, baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan maupun sikap dengan suatu harapan agar mereka mau, tahu dan mampu dengan penuh penghayatannya untuk menerapkan setiap inovasi yang disuluhkan, demi meningkatkan produktivitas usahataninya, meningkatkan pendapatannya, sehingga pada akhirnya dapat mencapai kesejahteraan hidup yang lebih baik.

Pada millenium ketiga mengantarkan kita memasuki sebuah jaman baru dimana unsur – unsur peradaban dunia  akan mencapai kecepatan . Faktor eksternal penggerak perubahan yakni globalisasi, liberalisasi perdagangan dan, terobosan –terobosan baru Ilmu Pengetahuan dan Teknologi seperti, infomasi bioteknologi, dan teknologi  industri akan berubah dinamika setiap dimensi kehidupan dan peradaban kita. Perubahan-perubahan tersebut secara partisipasi dapat dipandang antara lain  sebagai peluang kerja dan peluang usaha yang ditawarkan dangan sangat kompetetif.

Tantangan yang dihadapi dalam pembagunan pertanian dewasa ini  adalah bagaimana menempatkan pola perilaku yang khas dari masyarakat tani nelayan yang mampu dalam memanfaatkan  sumberdaya yang tersedia secara optimal dalam dimensi waktu, wilayah, tata laksana dan sistem agribisnis.

Bertitik tolak dari kondisi tersebut diatas, maka sudah menjadi tugas Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan untuk menjabarkan kepentingan, harapan dan tantangan yang dihadapi oleh petani nelayan ke dalam suatu sistem kerja dan tata hubungan yang komperehensip, dinamis dan bertahap tanpa meninggalkan etika Penyuluhan sebagai upaya untuk mendirikan petani nelayan beserta keluarganya.

Pada saat  penyuluhan diharapkan dengan muatan program pembagunan maka jelas diperlukan daya suatu simpul koordinasi berdasarkan strata agroekosistem yang khas dan berinteraksi dengan berbagai kepentingan percapaian program wilayah, sekaligus mampu mengakomodasikan kepentingan percapaian program wilayah, sekaligus mampu mengakomodasi kepentingan Kabupaten Enrekang sebagai wilayah daerah Agropolitan yang tangguh, berwawasan agribisnis, ramah lingkungan dan religius pada tahun 2013.

Simpul koordinasi secara operasional mampu menyentuh berbagai kepentingan dalam proses pemberdayaan pelaku utama dan pelaku usaha di dalam sistem penyuluhan di akomodasikan dalam suatu kegiatan yang disebut dengan programa penyuluhan.

Program tersebut dilaksanakan melalui usaha-usaha diversifikasi, intensifikasi, ekstensifikasi, rehabilitasi, serta penangan pasca panen. Sehingga peranan penyuluhan mempunyai kedudukan yang strategis dengan mandatnya sebagai penyelenggaraan pendidikan luar sekolah (non formal) bagi petani/nelayan beserta keluarga dan anggota masyarakat lainnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka untuk membangun kemampuan prakarsa, tanggung jawab serta partisipasif, terpadu, transparan, demokratis dan bertanggung gugat masyarakat tani/nelayan dalam pembangunan pertanian yang terencana dan terukur adalah terwujudnya programa penyuluhan yang tersusun di setiap tingkat wilayah .

Posted on Januari 3, 2012, in PROFIL. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: